Rabu, 05 November 2014

Bertahan Rasa

BERTAHAN RASA



Terlena di temaramnya pembaringan duka
Lunglai tiada daya

Kau selalu obral nista
Kau selalu sebar luka
Seakan dirimulah yang paling sempurna
Semua karna kau pandai bersilat kata

Tiada pernah kau rasa
Tiada pernah kau baca
Sekuat dayaku mempertahanan rasa
Sekuat dayaku mempertahankan bahtera
Sekuat dayaku bertahan dalam derita

Tak kumengerti pula
Apa yang kan kudapat
Dengan pertahananku ini
Semakin kupertahankan semakin mencengkeram
Sampai kapan?
Harus kupertahankan.
260211S19.24


Tidak ada komentar:

Posting Komentar