BERTAHAN RASA
Terlena
di temaramnya pembaringan duka
Lunglai
tiada daya
Kau
selalu obral nista
Kau
selalu sebar luka
Seakan
dirimulah yang paling sempurna
Semua
karna kau pandai bersilat kata
Tiada
pernah kau rasa
Tiada
pernah kau baca
Sekuat
dayaku mempertahanan rasa
Sekuat
dayaku mempertahankan bahtera
Sekuat
dayaku bertahan dalam derita
Tak
kumengerti pula
Apa
yang kan kudapat
Dengan
pertahananku ini
Semakin
kupertahankan semakin mencengkeram
Sampai
kapan?
Harus
kupertahankan.
260211S19.24
Tidak ada komentar:
Posting Komentar