Kamis, 22 Juli 2021

Jangan Tanya

 Jangan ditanya

Sebuah hati

Yang ditinggal pergi

Untuk kesekian kali


Jangan ditanya

Rasa hampa ini

Setelah semua terjadi

Mendera diri


Jangan ditanya

Tentang nelangsa hati

Saat semua kumengerti

Tanpa kau sadari


Jangan ditanya

Kemana air mata ini

Mengapa tak mengucur di pipi

Karna ia tlah habis tanpa permisi


Yah... Ia habis

Saat kau hakimi

Saat semua hati

Enggan berkompromi


Kini...

Ia sudah terlalu kekal

Ia sudah tak berminat lagi

Untuk sekedar mengucur di pipi


Bahkan ...

Ia tlah membeku

Bersama ikhlas hati

Terima derita slama ini.


Wlhn, 220721th



Memori 2016. Merangkai hari menjadi bermanfaat lagi. Semoga sayap-sayap patah ini masih tak enggan tuk berkepak, meski tak sesempurna waktu itu.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar